Judul : Berita Seperti Ini Kenapa Tidak Di Muat Media Massa Utama : "AKSI SOSIAL FPI DI BERBAGAI DAERAH."
link : Berita Seperti Ini Kenapa Tidak Di Muat Media Massa Utama : "AKSI SOSIAL FPI DI BERBAGAI DAERAH."
Berita Seperti Ini Kenapa Tidak Di Muat Media Massa Utama : "AKSI SOSIAL FPI DI BERBAGAI DAERAH."
Selama ini masyarakat memandang FPI sebagai organisasi penuh masalah. Aksi-aksi sosial terhadap korban ketidakadilan jarang mendapat porsi layak di media. Tidak heran umat muslim memandang sebelah mata perjuangan FPI selama ini.
Padahal banyak rekam jejak FPI membantu umat muslim dan masyarakat umum demi ketentraman dan kenyamanan. Berikut kami sajikan beberapa aksi positif yang sempat terekam.
Tentu meski sedikit yang bisa kami rekam ditengah perjuangan FPI dalam melawan kemaksiatan membantu masyarakat dalam bencana alam. Saya hanya mau bilang bahwa kita masih beruntung memiliki FPI.
FPI Buka Posko Mudik di Cikarang, Pemudik Dipersilahkan Mampir.
Jakarta - Kegiatan Front Pembela Islam (FPI) tidaklah cuma pengajian, demonstrasi, sweeping tempat maksiat dan sejenisnya.
Selain melakukan aktivitas tersebut FPI juga melakukan aktivitas kemanusiaan, seperti membantu korban bencana alam di berbagai daerah di Indonesia, advokasi warga yang sedang sengketa soal tanah dan beragam kegiatan sosial lainnya.
Menjelang Idul Fitri 1434 ini, FPI bahkan turut membuka posko mudik. Itulah yang saat ini dilakukan FPI Cikarang Utara.
Sejak beberapa hari yang lalu, mereka telah terlihat sibuk membuka posko mudik dan melayani para pemudik.
Posko mudik FPI berada di samping Pasar Lemah Abang, Desa Waluya, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Jalur ini kebanyakan digunakan para pemudik yang menggunakan sepeda motor.
Bagi para pemudik dari arah Jakarta yang ingin ke wilayah Jawa Tengah atau sebaliknya, yang melewati Cikarang, Bekasi, silahkan mampir ke posko mudik FPI ini.
"Bagi Saudara/saudari pemudik yang melewati posko tersebut, kami mempersilahkan antum untuk mampir," kata pengurus FPI Cikarang dalam siaran yang diterima SI Online, Sabtu (3/8/2013).
FPI menyediakan beragam fasilitas di posko ini. Televisi, dispenser, tempat untuk charger alat komunikasi, makanan dan minuman ringan bagi yang tidak berpuasa atau bagi pemudik yang masih berpuasa untuk berbuka.
Selain itu FPI juga menyediakan obat-obatan, pijat urut dan sebagainya. "Semua gratis untuk umat," katanya.
Silahkan mampir. Anda akan mendapatkan wajah FPI yang sesungguhnya. Wajah yang sama sekali berbeda dengan yang ditampilkan oleh media massa sekuler selama ini.
FPI Buka 21 Posko Bantuan Banjir di Jakarta.

dakwatuna.com � Jakarta. �Prinsipnya kami beramal saja, posko sudah ada sejak hari pertama banjir (17/01) tapi kami tak perlu gembar gembor,� ujar Ketua DPW FPI Jakarta Habib Selon kemarin.
FPI telah membangun posko di 21 titik di Jakarta. Di daerah Jakarta Timur mereka membangun pos di Bukit Duri, Kampung Pulo dan Jatinegara. Pusat komando FPI di Petamburan juga menampung beragam bantuan untuk disalurkan. �Di tiap pos kita buka dapur umum dan juga layanan pengobatan,� katanya. (rdl/JPPN)
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/01/21/27067/fpi-buka-21-posko-bantuan-banjir-di-jakarta/#ixzz2axjyHetn
Laskar FPI Sigap Bantu Korban Banjir Makassar.
www.syahidah.web.id - Makassar � : Curah hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak Kamis 3 Januari 2013 lalu, mengakibatkan banjir pada sejumlah kawasan di Kota Makassar.
Ketinggian banjir yang mencapai hampir 2 meter ini, menggugah keprihatinan dari semua kalangan. Banjir paling parah terletak di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, terutama di Blok 7, 8, 9 hingga Blok 10.
Pasca banjir akibat luapan Sungai Manggala tersebut, hingga kini masih ada di sebagian lokasi yang belum surut dan merendam sejumlah wilayah di empat kabupaten di Sulawesi Selatan, antara lain Kecamatan Manggala, Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Tanah Kukang, dan Kecamatan Tamanlarea.

Sebanyak ribuan kepala keluarga (KK) di Perumnas Antang, terutama warga Kampung Nipa-nipa menjadi korban banjir dan harus diungsikan ke posko-posko penanggulangan bencana yang sudah disiapkan oleh Pemkot Makassar.Namun, posko induk terletak di Perumnas Antang Blok 8, tepatnya di Masjid Al Mutaqqin. Hingga kini, uluran tangan hanya disalurkan Pemerintah Kota Makassar dan Yayasan Kalla. Yang tidak kalah mendesak, yakni distribusi kebutuhan pokok.
Andi Suhardjo, salah seorang warga Perumnas Antang Blok 10, mengatakan kepada wartawan, bantuan kebutuhan pokok berupa makanan sangat mendesak.Pasalnya, kondisi warga tidak memungkin untuk keluar mencari makanan lantaran kawasannya terkepung banjir. Akses pun terbatas dan tentu tidak bisa dilalui kendaraan bermotor. �Yang paling dibutuhkan sembako, di samping air bersih,� ujarnya.
Sementara itu Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI), Sulawesi Selatan, Habib Muhsin Alhabsy mengkoordinir puluhan relawan FPI bersama LPI dan Hilal Merah untuk menyalurkan bantuan sembako berupa beras, mie instan dan makanan siap saji serta bantuan sandang berupa pakaian. Bantuan disebar di 4 titik lokasi antara lain Pesantren, perkampungan warga dan Kampung Nipa-nipa.
�Front Pembela Islam (FPI), bersama LPI dan Hilal Merah menyalurkan bantuan sembako dan pakaian di 4 titik yang terkena banjir bandang di kecamatan manggala kota makassar�, kata Habib Muhsin kepada redaksi fpi.or.id, Kamis 27 Shafar 1434/ 10 Januari 2013.
Selain itu, Ketua DPW FPI Sulawesi Selatan, Ustadz Agus Salim bertugas memimpin pasukan tandhif (pembersihan) di beberapa lokasi terutama wilayah Pondok Pesantren Rabbani Makassar, termasuk menyalurkan bantuan berupa alat tulis dan kasur. �Ustadz Agus salim bersama 50 laskar dikhususkan untuk membersihkan pondok pesantren Rabbani Makassar yang terletak di dataran rendah sekaligus menyalurkan bantuan alat tulis dan kasur�, lanjut Habib Muhsin. [KbrNet/Slm/www.syahidah.web.id]
..**Daftar Perjuangan FPI Berantas Kemungkaran Dan Bantu Korban Bencana Alam**..
Tahun 1998
14 Oktober-18 Oktober Badan Pengacara Fakta DPP-FPI mengadakan investigasi kasus teror, pembantaian, dan pembunuhan para ulama, kyai, ustad, dan beberapa guru pengajian dengan dalih dukun santet di beberapa wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur antara lain di Demak, Pasuruan, Jember, Purbalingga, dan Banyuwangi yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum FPI Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab.
21 Oktober DPP-FPI mengeluarkan Pernyataan Sikap dan Seruan tentang hasil kerja Badan Pencari Fakta DPP-FPI dari tanggal 14-18 Oktober 1998.
Berbarengan dengan hal tersebut di atas DPP-FPI menyampaikan pernyatan sikap dan seruannya kepada Presiden Republik Indonesia tentang "Kasus Ninja".
28 Oktober DPP-FPI mengeluarkan "Seruan Jihad FPI" terhadap "pasukan ninja" yang telah meneror dan membunuh para kyai dan ulama. Konon Ninja yang menculik para kyai itu bisa loncat setinggi 2-3 meter. Dan FPI berusaha melindungi para ulama dari serangan ninja.
22 November Insiden Ketapang meletus, terjadi perusakan sebuah mesjid di bilangan Ketapang, Gajah Mada, Jakarta Pusat, oleh sejumlah kurang lebih 600 orang preman Ambon. Laskar Pembela Islam berhasil memukul mundur penyerang, dipimpin langsung oleh Imam Besar Laskar LPI, KH. Tb. M. Siddiq AR, di bawah komando Ketua Umum FPI.
1 Desember DPP-FPI mengeluarkan Pernyataan Sikap tentang Insiden Kupang, Nusa Tenggara Timur yang intinya "mengecam, mengutuk dan melaknat tindakan kelompok Kristen Radikal yang telah merusak / membakar sejumlah mesjid dan membantai / membunuh / menganiaya sejumlah umat muslim.
16 Desember FPI beserta ormas-ormas Islam lainnya di tugu Monumen Nasional berunjuk rasa dan mengeluarkan pernyataan sikap tentang penutupan tempat-tempat maksiat menghadapi bulan suci Ramadan 1419 H/1998 M.
Tahun 1999
5 Januari DPP-FPI mengeluarkan surat dukungan perjuangan kepada santri dan warga kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Jati Negara, Jakarta Timur, dalam memperjuangkan Amar ma'ruf nahi munkar dengan usaha menutup tempat-tempat maksiat di lingkungan sekitarnya yang menjadi sarang minuman keras, perjudian, pelacuran dan premanisme yang telah mengganggu kamtibnas serta merusak nilai-nilai agama dan sosial kemasyarakatan.
17 April Laskar Pembela Islam mengeluarkan pernyataan sikap bersama ormas Islam lainnya yang berisi mengutuk pelaku pemboman Mesjid Istiqlal, dan menuntut kepada pihak kepolisian agar mengusut secara tuntas pelaku pemboman tersebut.
2 Juni DPP-FPI dan LPI berunjuk rasa di depan Mapolda Metro Jaya mengeluarkan pernyataan sikap agar media-media pornografi, perjudian, pelecehan dan penindasan terhadap Islam dan ummat Islam dihapus.
6 Juni Malam hari sebelum Pemilu 1999, LPI menyelamatkan 18 orang ustadz yang terbagi di beberapa wilayah ibu kota dan sekitarnya, karena telah dianiaya oleh sejumlah kader PDI Perjuanganyang telah tersinggung oleh seruan dan fatwa beberapa ormas Islam
22 Agustus DPP-FPI, LPI dan simpatisan mengadakan Pawai Akbar keliling Ibu Kota Jakarta dengan nama "Pawai Anti Maksiat" yang bertema "Meraih Taat, Mencampak maksiat dalam rangka menuju Indonesia Baru yang Religius". Dimulai dari Markas Besar LPI di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat dan berakhir di Kampung Utan, Ciputat, Jakarta Selatan
13 September LPI menutup beberapa tempat perjudian di daerah Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat dan berhasil menangkap dua bandar judi dengan barang buktinya.
18 September. LPI menutup tempat pelacuran/prostitusi di wilayah Ciputat
22 September LPI menutup diskotek Indah Sari yang menjadi sarang narkoba di Petamburan, Tanah Abang.
Aksi Peduli berbagai Kasus Nasional
Penyerahan bantuan ke Ambon sejumlah kurang lebih Rp 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) serta 7 kontainer logistik dan obat-obatan, bantuan tersebut diberikan melalui Ikatan Silahturrahmi Maluku KH. Abdul Wahab Polpoke, Tokoh-tokoh Ambon. Bapak Rustam Kastrol, dkk.
Bantuan serupa diberikan juga untuk Sambas dan Tual serta Aceh.
12 Desember Gedung Balai Kota DKI Jakarta diduduki selama 13 jam oleh LPI menuntut penutupan tempat hiburan selama bulan suci Ramadhan dan minggu pertama Syawal
Tahun 2000
27 Maret Mabes LPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Tuntutan Peraturan Daerah anti-Maksiat
15 Mei DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Tuntutan Undang-Undang anti-Maksiat
14 Desember Ribuan anggota LPI mendatangi pusat pelacuran Cikijing di perbatasan Subang-Karawang. FPI juga meminta pertanggungjawaban atas kebiadaban para preman terhadap Habib Sholeh Al-Habsyi.
Tahun 2002
7 Januari DPP-FPI mengeluarkan fatwa haram bagi Pemerintah untuk memungut pajak dari rakyat kecil, menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Tarif Dasar Listrik (TDL), dan Pulsa Telepon, serta menyusutkan dana pelayanan masyarakat lainnya selama korupsi tidak diberantas.
26 Februari FPI dan Majelis Mujahidin Indonesia menyampaikan protes keras terhadap Kedutaan Besar Singapura tentang Pelarangan jilbab di Singapura.
24 Mei Puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) di bawah pimpinan Tubagus Sidiq menggrebek sebuah gudang minuman di Jalan Petamburan VI, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
26 Desember Terjadi Bencana Tsunami di Nangroe Aceh Darussalam, FPI segera mengirimkan sukarelawan. Dimana di Aceh ini FPI mendapat nama harum sebagai sukarelawan yang paling bertahan dan bersedia ditugaskan di daerah-daerah yang paling parah, termasuk menjaga kesucian Mesjid Raya Baiturrahman, Aceh.
Tahun 2006
28 Mei FPI tiba di Yogyakarta dan membantu para korban gemba Jogja. Posko FPI dengan 120 relawannya terletak di sebelah barat pintu masuk lapangan, sedang posko HTI di pojok barat-utara lapangan. Ust Drajat, penanggung jawab Posko HTI di Segoroyoso tersebut menerangkan, HTI dan FPI telah bekerjasama mendirikan Tenda Sahabat. Tenda yang berfungsi mulai Jumat (2/06) ini dimaksudkan untuk memberikan berbagai pelayanan kepada masyarakat setempat.
Tahun 2007
25 Januari Ratusan orang anggota FPI, yang dipimpin oleh Habib Rizieq, mendatangi markas Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk meminta dilakukannya investigasi terhadap serangan yang dilakukan Polri di kawasan Tanahruntuh, Poso, Sulawesi Tengah beberapa hari sebelumnya.
Tahun 2009
27 Maret Relawan Kemanusiaan FPI Nasional pada hari Jum'at tanggal 27 Maret 2009 sekitar jam 08.30 WIB langsung turun ke tempat tempat kejadian Bencana Situ Gintung, tepatnya pada sebuah Masjid Jabalur Rahmah yang terendam lumpur sepinggang orang dewasa. Mesjid yang satu-satunya bangunan yang masih berdiri kokoh bertempat tepat di mulut tanggul Situ Gintung. Sementara ratusan rumah disekelilingnya yang juga terbuat dari tembok telah rata dengan tanah, tersapu oleh terjangan air bah akibat jebolnya tanggul Situ Gintung. Relawan Kemanusiaan FPI membuka Posko tepat di masjid tersebut yang fokus bekerja untuk mengevakuasi jenazah yang tertimbun maupun membantu relawan lainnya.
8 September. Puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) Subang, menggelar aksi sosial penggalangan dana bantuan untuk korban gempa bumi Tasikmalaya. Aksi sosial anggota FPI ini, dilakukan di perempatan atau di bawah jembatan layang (fly over) Pamanukan.
5 Oktober FPI membantu korban gempa di Padang. FPI ikut membantu korban gempa di Padang dan sekitar dengan menyediakan relawan. Irwan, salah satu pengurus harian FPI berujar, �FPI telah memberangkatkan relawan sebanyak 4 mobil.�
Tahun 2010
29 Oktober Dengan lokasi medan yang jauh dan sulit dicapai, Ketua Umum Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab menyatakan siap untuk memimpin langsung relawan FPI untuk membantu evakuasi korban Mentawai. ''Saya siap memimpin langsung relawan FPI untuk membantu mengevakuasi korban di Mentawai,'' tegas Habib Rizieq pada Republika di Jakarta, Jumat (29/10). FPI Akhirnya berhasil sampai ke Mentawai, namun kami tidak mendapat tanggal pasti.
12 Maret FPI menawarkan 1.000 relawannya untuk membantu masyarakat Jepang dalam evakuasi pasca gempa dan tsunami yang melanda negara tersebut.
14 Desember FPI kawal korban Mesuji untuk mencari keadilan pada penampu kebijakan. Para korban kekejian aparat tersebut didampingi oleh Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab beserta Badan Hukum Front (BHF) dan Laskar FPI. Ahmad Hanafi SH, salah seorang advokat BHF FPI mengatakan, para korban Mesuji ditampung di Wisma FPI, di Jalan Petamburan III. �Sudah seminggu mereka, bermalam di dekat markaz FPI. Mereka betul-betul meminta perlindungan, karena itu kami sediakan tempat di sana,� kata Ahmad.
19 Desember Tim Investigasi Front Pembela Islam (FPI) yang dipimpin oleh Ustadz Machsuni Kaloko mengabarkan, puluhan bendera FPI berkibar di gubuk-gubuk dan tenda darurat pengungsian warga korban Mesuji, Lampung. Dikabarkan pula, warga menolak masuknya bendera-bendera partai politik di area pengungsian itu. �Itulah salah satu sebab yang menyebabkan tim gabungan pencari fakta komisi III DPR, yang didominasi oleh fraksi-fraksi partai di DPR menjadi gerah berlama-lama di zona pengungsian,� demikian SMS dari salah seorang aktivis FPI yang berada di Mesuji sejak dua hari yang lalu.
20 Desember FPI konvoi menolak maraknya minuman keras dan seks bebas di Kota Tasikmalaya. Mereka melakukan konvoi menggunakan puluhan kendaraan roda dua dan empat. Mereka mendatangi beberapa kantor seperti Gedung kejaksaan Jl.Ir. H. Djuanda, Bale Kantor Walikota Tasikmalaya Jl.Letnan Harun, Mapolresta Tasikmalaya Jln.Letnan Harun dan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya Jln. L.L.R.E.Martadinata, Kota Tasikmalaya
Tahun 2012
12 Januari Massa FPI melakukan aksi menolak miras di Gedung Kemendagri. Mendagri berusaha melegalkan barang haram itu di masyarakat.
11 Februari Mendatangi Kalimantan Tengah atas undangan Warga Dayak yang meminta bantuan FPI atas berbagai ketidakadilan di Kalteng, namun provokasi dari Teras Narang menggagalkan kehadiran FPI. (Berbagai Sumber) [khoirunnisa-syahidah.blogspot.com]
DLL...
Padahal banyak rekam jejak FPI membantu umat muslim dan masyarakat umum demi ketentraman dan kenyamanan. Berikut kami sajikan beberapa aksi positif yang sempat terekam.
Tentu meski sedikit yang bisa kami rekam ditengah perjuangan FPI dalam melawan kemaksiatan membantu masyarakat dalam bencana alam. Saya hanya mau bilang bahwa kita masih beruntung memiliki FPI.
FPI Buka Posko Mudik di Cikarang, Pemudik Dipersilahkan Mampir.
Jakarta - Kegiatan Front Pembela Islam (FPI) tidaklah cuma pengajian, demonstrasi, sweeping tempat maksiat dan sejenisnya.
Selain melakukan aktivitas tersebut FPI juga melakukan aktivitas kemanusiaan, seperti membantu korban bencana alam di berbagai daerah di Indonesia, advokasi warga yang sedang sengketa soal tanah dan beragam kegiatan sosial lainnya.
Menjelang Idul Fitri 1434 ini, FPI bahkan turut membuka posko mudik. Itulah yang saat ini dilakukan FPI Cikarang Utara.
Sejak beberapa hari yang lalu, mereka telah terlihat sibuk membuka posko mudik dan melayani para pemudik.
Posko mudik FPI berada di samping Pasar Lemah Abang, Desa Waluya, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Jalur ini kebanyakan digunakan para pemudik yang menggunakan sepeda motor.
Bagi para pemudik dari arah Jakarta yang ingin ke wilayah Jawa Tengah atau sebaliknya, yang melewati Cikarang, Bekasi, silahkan mampir ke posko mudik FPI ini.
"Bagi Saudara/saudari pemudik yang melewati posko tersebut, kami mempersilahkan antum untuk mampir," kata pengurus FPI Cikarang dalam siaran yang diterima SI Online, Sabtu (3/8/2013).
FPI menyediakan beragam fasilitas di posko ini. Televisi, dispenser, tempat untuk charger alat komunikasi, makanan dan minuman ringan bagi yang tidak berpuasa atau bagi pemudik yang masih berpuasa untuk berbuka.
Selain itu FPI juga menyediakan obat-obatan, pijat urut dan sebagainya. "Semua gratis untuk umat," katanya.
Silahkan mampir. Anda akan mendapatkan wajah FPI yang sesungguhnya. Wajah yang sama sekali berbeda dengan yang ditampilkan oleh media massa sekuler selama ini.
FPI Buka 21 Posko Bantuan Banjir di Jakarta.

dakwatuna.com � Jakarta. �Prinsipnya kami beramal saja, posko sudah ada sejak hari pertama banjir (17/01) tapi kami tak perlu gembar gembor,� ujar Ketua DPW FPI Jakarta Habib Selon kemarin.
FPI telah membangun posko di 21 titik di Jakarta. Di daerah Jakarta Timur mereka membangun pos di Bukit Duri, Kampung Pulo dan Jatinegara. Pusat komando FPI di Petamburan juga menampung beragam bantuan untuk disalurkan. �Di tiap pos kita buka dapur umum dan juga layanan pengobatan,� katanya. (rdl/JPPN)
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/01/21/27067/fpi-buka-21-posko-bantuan-banjir-di-jakarta/#ixzz2axjyHetn
Laskar FPI Sigap Bantu Korban Banjir Makassar.
www.syahidah.web.id - Makassar � : Curah hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak Kamis 3 Januari 2013 lalu, mengakibatkan banjir pada sejumlah kawasan di Kota Makassar.
Ketinggian banjir yang mencapai hampir 2 meter ini, menggugah keprihatinan dari semua kalangan. Banjir paling parah terletak di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, terutama di Blok 7, 8, 9 hingga Blok 10.
Pasca banjir akibat luapan Sungai Manggala tersebut, hingga kini masih ada di sebagian lokasi yang belum surut dan merendam sejumlah wilayah di empat kabupaten di Sulawesi Selatan, antara lain Kecamatan Manggala, Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Tanah Kukang, dan Kecamatan Tamanlarea.

Sebanyak ribuan kepala keluarga (KK) di Perumnas Antang, terutama warga Kampung Nipa-nipa menjadi korban banjir dan harus diungsikan ke posko-posko penanggulangan bencana yang sudah disiapkan oleh Pemkot Makassar.Namun, posko induk terletak di Perumnas Antang Blok 8, tepatnya di Masjid Al Mutaqqin. Hingga kini, uluran tangan hanya disalurkan Pemerintah Kota Makassar dan Yayasan Kalla. Yang tidak kalah mendesak, yakni distribusi kebutuhan pokok.
Andi Suhardjo, salah seorang warga Perumnas Antang Blok 10, mengatakan kepada wartawan, bantuan kebutuhan pokok berupa makanan sangat mendesak.Pasalnya, kondisi warga tidak memungkin untuk keluar mencari makanan lantaran kawasannya terkepung banjir. Akses pun terbatas dan tentu tidak bisa dilalui kendaraan bermotor. �Yang paling dibutuhkan sembako, di samping air bersih,� ujarnya.
Sementara itu Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI), Sulawesi Selatan, Habib Muhsin Alhabsy mengkoordinir puluhan relawan FPI bersama LPI dan Hilal Merah untuk menyalurkan bantuan sembako berupa beras, mie instan dan makanan siap saji serta bantuan sandang berupa pakaian. Bantuan disebar di 4 titik lokasi antara lain Pesantren, perkampungan warga dan Kampung Nipa-nipa.
�Front Pembela Islam (FPI), bersama LPI dan Hilal Merah menyalurkan bantuan sembako dan pakaian di 4 titik yang terkena banjir bandang di kecamatan manggala kota makassar�, kata Habib Muhsin kepada redaksi fpi.or.id, Kamis 27 Shafar 1434/ 10 Januari 2013.
Selain itu, Ketua DPW FPI Sulawesi Selatan, Ustadz Agus Salim bertugas memimpin pasukan tandhif (pembersihan) di beberapa lokasi terutama wilayah Pondok Pesantren Rabbani Makassar, termasuk menyalurkan bantuan berupa alat tulis dan kasur. �Ustadz Agus salim bersama 50 laskar dikhususkan untuk membersihkan pondok pesantren Rabbani Makassar yang terletak di dataran rendah sekaligus menyalurkan bantuan alat tulis dan kasur�, lanjut Habib Muhsin. [KbrNet/Slm/www.syahidah.web.id]
..**Daftar Perjuangan FPI Berantas Kemungkaran Dan Bantu Korban Bencana Alam**..
Tahun 1998
14 Oktober-18 Oktober Badan Pengacara Fakta DPP-FPI mengadakan investigasi kasus teror, pembantaian, dan pembunuhan para ulama, kyai, ustad, dan beberapa guru pengajian dengan dalih dukun santet di beberapa wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur antara lain di Demak, Pasuruan, Jember, Purbalingga, dan Banyuwangi yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum FPI Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab.
21 Oktober DPP-FPI mengeluarkan Pernyataan Sikap dan Seruan tentang hasil kerja Badan Pencari Fakta DPP-FPI dari tanggal 14-18 Oktober 1998.
Berbarengan dengan hal tersebut di atas DPP-FPI menyampaikan pernyatan sikap dan seruannya kepada Presiden Republik Indonesia tentang "Kasus Ninja".
28 Oktober DPP-FPI mengeluarkan "Seruan Jihad FPI" terhadap "pasukan ninja" yang telah meneror dan membunuh para kyai dan ulama. Konon Ninja yang menculik para kyai itu bisa loncat setinggi 2-3 meter. Dan FPI berusaha melindungi para ulama dari serangan ninja.
22 November Insiden Ketapang meletus, terjadi perusakan sebuah mesjid di bilangan Ketapang, Gajah Mada, Jakarta Pusat, oleh sejumlah kurang lebih 600 orang preman Ambon. Laskar Pembela Islam berhasil memukul mundur penyerang, dipimpin langsung oleh Imam Besar Laskar LPI, KH. Tb. M. Siddiq AR, di bawah komando Ketua Umum FPI.
1 Desember DPP-FPI mengeluarkan Pernyataan Sikap tentang Insiden Kupang, Nusa Tenggara Timur yang intinya "mengecam, mengutuk dan melaknat tindakan kelompok Kristen Radikal yang telah merusak / membakar sejumlah mesjid dan membantai / membunuh / menganiaya sejumlah umat muslim.
16 Desember FPI beserta ormas-ormas Islam lainnya di tugu Monumen Nasional berunjuk rasa dan mengeluarkan pernyataan sikap tentang penutupan tempat-tempat maksiat menghadapi bulan suci Ramadan 1419 H/1998 M.
Tahun 1999
5 Januari DPP-FPI mengeluarkan surat dukungan perjuangan kepada santri dan warga kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Jati Negara, Jakarta Timur, dalam memperjuangkan Amar ma'ruf nahi munkar dengan usaha menutup tempat-tempat maksiat di lingkungan sekitarnya yang menjadi sarang minuman keras, perjudian, pelacuran dan premanisme yang telah mengganggu kamtibnas serta merusak nilai-nilai agama dan sosial kemasyarakatan.
17 April Laskar Pembela Islam mengeluarkan pernyataan sikap bersama ormas Islam lainnya yang berisi mengutuk pelaku pemboman Mesjid Istiqlal, dan menuntut kepada pihak kepolisian agar mengusut secara tuntas pelaku pemboman tersebut.
2 Juni DPP-FPI dan LPI berunjuk rasa di depan Mapolda Metro Jaya mengeluarkan pernyataan sikap agar media-media pornografi, perjudian, pelecehan dan penindasan terhadap Islam dan ummat Islam dihapus.
6 Juni Malam hari sebelum Pemilu 1999, LPI menyelamatkan 18 orang ustadz yang terbagi di beberapa wilayah ibu kota dan sekitarnya, karena telah dianiaya oleh sejumlah kader PDI Perjuanganyang telah tersinggung oleh seruan dan fatwa beberapa ormas Islam
22 Agustus DPP-FPI, LPI dan simpatisan mengadakan Pawai Akbar keliling Ibu Kota Jakarta dengan nama "Pawai Anti Maksiat" yang bertema "Meraih Taat, Mencampak maksiat dalam rangka menuju Indonesia Baru yang Religius". Dimulai dari Markas Besar LPI di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat dan berakhir di Kampung Utan, Ciputat, Jakarta Selatan
13 September LPI menutup beberapa tempat perjudian di daerah Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat dan berhasil menangkap dua bandar judi dengan barang buktinya.
18 September. LPI menutup tempat pelacuran/prostitusi di wilayah Ciputat
22 September LPI menutup diskotek Indah Sari yang menjadi sarang narkoba di Petamburan, Tanah Abang.
Aksi Peduli berbagai Kasus Nasional
Penyerahan bantuan ke Ambon sejumlah kurang lebih Rp 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) serta 7 kontainer logistik dan obat-obatan, bantuan tersebut diberikan melalui Ikatan Silahturrahmi Maluku KH. Abdul Wahab Polpoke, Tokoh-tokoh Ambon. Bapak Rustam Kastrol, dkk.
Bantuan serupa diberikan juga untuk Sambas dan Tual serta Aceh.
12 Desember Gedung Balai Kota DKI Jakarta diduduki selama 13 jam oleh LPI menuntut penutupan tempat hiburan selama bulan suci Ramadhan dan minggu pertama Syawal
Tahun 2000
27 Maret Mabes LPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Tuntutan Peraturan Daerah anti-Maksiat
15 Mei DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Tuntutan Undang-Undang anti-Maksiat
14 Desember Ribuan anggota LPI mendatangi pusat pelacuran Cikijing di perbatasan Subang-Karawang. FPI juga meminta pertanggungjawaban atas kebiadaban para preman terhadap Habib Sholeh Al-Habsyi.
Tahun 2002
7 Januari DPP-FPI mengeluarkan fatwa haram bagi Pemerintah untuk memungut pajak dari rakyat kecil, menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Tarif Dasar Listrik (TDL), dan Pulsa Telepon, serta menyusutkan dana pelayanan masyarakat lainnya selama korupsi tidak diberantas.
26 Februari FPI dan Majelis Mujahidin Indonesia menyampaikan protes keras terhadap Kedutaan Besar Singapura tentang Pelarangan jilbab di Singapura.
24 Mei Puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) di bawah pimpinan Tubagus Sidiq menggrebek sebuah gudang minuman di Jalan Petamburan VI, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
26 Desember Terjadi Bencana Tsunami di Nangroe Aceh Darussalam, FPI segera mengirimkan sukarelawan. Dimana di Aceh ini FPI mendapat nama harum sebagai sukarelawan yang paling bertahan dan bersedia ditugaskan di daerah-daerah yang paling parah, termasuk menjaga kesucian Mesjid Raya Baiturrahman, Aceh.
Tahun 2006
28 Mei FPI tiba di Yogyakarta dan membantu para korban gemba Jogja. Posko FPI dengan 120 relawannya terletak di sebelah barat pintu masuk lapangan, sedang posko HTI di pojok barat-utara lapangan. Ust Drajat, penanggung jawab Posko HTI di Segoroyoso tersebut menerangkan, HTI dan FPI telah bekerjasama mendirikan Tenda Sahabat. Tenda yang berfungsi mulai Jumat (2/06) ini dimaksudkan untuk memberikan berbagai pelayanan kepada masyarakat setempat.
Tahun 2007
25 Januari Ratusan orang anggota FPI, yang dipimpin oleh Habib Rizieq, mendatangi markas Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk meminta dilakukannya investigasi terhadap serangan yang dilakukan Polri di kawasan Tanahruntuh, Poso, Sulawesi Tengah beberapa hari sebelumnya.
Tahun 2009
27 Maret Relawan Kemanusiaan FPI Nasional pada hari Jum'at tanggal 27 Maret 2009 sekitar jam 08.30 WIB langsung turun ke tempat tempat kejadian Bencana Situ Gintung, tepatnya pada sebuah Masjid Jabalur Rahmah yang terendam lumpur sepinggang orang dewasa. Mesjid yang satu-satunya bangunan yang masih berdiri kokoh bertempat tepat di mulut tanggul Situ Gintung. Sementara ratusan rumah disekelilingnya yang juga terbuat dari tembok telah rata dengan tanah, tersapu oleh terjangan air bah akibat jebolnya tanggul Situ Gintung. Relawan Kemanusiaan FPI membuka Posko tepat di masjid tersebut yang fokus bekerja untuk mengevakuasi jenazah yang tertimbun maupun membantu relawan lainnya.
8 September. Puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) Subang, menggelar aksi sosial penggalangan dana bantuan untuk korban gempa bumi Tasikmalaya. Aksi sosial anggota FPI ini, dilakukan di perempatan atau di bawah jembatan layang (fly over) Pamanukan.
5 Oktober FPI membantu korban gempa di Padang. FPI ikut membantu korban gempa di Padang dan sekitar dengan menyediakan relawan. Irwan, salah satu pengurus harian FPI berujar, �FPI telah memberangkatkan relawan sebanyak 4 mobil.�
Tahun 2010
29 Oktober Dengan lokasi medan yang jauh dan sulit dicapai, Ketua Umum Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab menyatakan siap untuk memimpin langsung relawan FPI untuk membantu evakuasi korban Mentawai. ''Saya siap memimpin langsung relawan FPI untuk membantu mengevakuasi korban di Mentawai,'' tegas Habib Rizieq pada Republika di Jakarta, Jumat (29/10). FPI Akhirnya berhasil sampai ke Mentawai, namun kami tidak mendapat tanggal pasti.
12 Maret FPI menawarkan 1.000 relawannya untuk membantu masyarakat Jepang dalam evakuasi pasca gempa dan tsunami yang melanda negara tersebut.
14 Desember FPI kawal korban Mesuji untuk mencari keadilan pada penampu kebijakan. Para korban kekejian aparat tersebut didampingi oleh Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab beserta Badan Hukum Front (BHF) dan Laskar FPI. Ahmad Hanafi SH, salah seorang advokat BHF FPI mengatakan, para korban Mesuji ditampung di Wisma FPI, di Jalan Petamburan III. �Sudah seminggu mereka, bermalam di dekat markaz FPI. Mereka betul-betul meminta perlindungan, karena itu kami sediakan tempat di sana,� kata Ahmad.
19 Desember Tim Investigasi Front Pembela Islam (FPI) yang dipimpin oleh Ustadz Machsuni Kaloko mengabarkan, puluhan bendera FPI berkibar di gubuk-gubuk dan tenda darurat pengungsian warga korban Mesuji, Lampung. Dikabarkan pula, warga menolak masuknya bendera-bendera partai politik di area pengungsian itu. �Itulah salah satu sebab yang menyebabkan tim gabungan pencari fakta komisi III DPR, yang didominasi oleh fraksi-fraksi partai di DPR menjadi gerah berlama-lama di zona pengungsian,� demikian SMS dari salah seorang aktivis FPI yang berada di Mesuji sejak dua hari yang lalu.
20 Desember FPI konvoi menolak maraknya minuman keras dan seks bebas di Kota Tasikmalaya. Mereka melakukan konvoi menggunakan puluhan kendaraan roda dua dan empat. Mereka mendatangi beberapa kantor seperti Gedung kejaksaan Jl.Ir. H. Djuanda, Bale Kantor Walikota Tasikmalaya Jl.Letnan Harun, Mapolresta Tasikmalaya Jln.Letnan Harun dan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya Jln. L.L.R.E.Martadinata, Kota Tasikmalaya
Tahun 2012
12 Januari Massa FPI melakukan aksi menolak miras di Gedung Kemendagri. Mendagri berusaha melegalkan barang haram itu di masyarakat.
11 Februari Mendatangi Kalimantan Tengah atas undangan Warga Dayak yang meminta bantuan FPI atas berbagai ketidakadilan di Kalteng, namun provokasi dari Teras Narang menggagalkan kehadiran FPI. (Berbagai Sumber) [khoirunnisa-syahidah.blogspot.com]
DLL...
KENAPA AKSI SOSIAL YANG DILAKUKAN FPI TIDAK PERNAH DI MUAT MEDIA MASSA UTAMA INDONESIA ?
ADA APA DENGAN MEDIA MASSA DI INDONESIA..
BIAR PAHAM SILAHKAN BACA JUGA :
Demikianlah Artikel Berita Seperti Ini Kenapa Tidak Di Muat Media Massa Utama : "AKSI SOSIAL FPI DI BERBAGAI DAERAH."
Sekianlah artikel Berita Seperti Ini Kenapa Tidak Di Muat Media Massa Utama : "AKSI SOSIAL FPI DI BERBAGAI DAERAH." kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Berita Seperti Ini Kenapa Tidak Di Muat Media Massa Utama : "AKSI SOSIAL FPI DI BERBAGAI DAERAH." dengan alamat link https://kisahduniamuallaf.blogspot.com/2013/08/berita-seperti-ini-kenapa-tidak-di-muat.html



