Bukti Nyata Tidak Toleransinya Kristen : "TERBONGKAR SINDIKAT PENDETA MELAKUKAN PEMURTADAN DI ACEH BERSYARIAT ISLAM."

Bukti Nyata Tidak Toleransinya Kristen : "TERBONGKAR SINDIKAT PENDETA MELAKUKAN PEMURTADAN DI ACEH BERSYARIAT ISLAM." - Hallo sahabat Berbagai Kisah Muallaf Dunia, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Bukti Nyata Tidak Toleransinya Kristen : "TERBONGKAR SINDIKAT PENDETA MELAKUKAN PEMURTADAN DI ACEH BERSYARIAT ISLAM.", kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel KRISTENISASI, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Bukti Nyata Tidak Toleransinya Kristen : "TERBONGKAR SINDIKAT PENDETA MELAKUKAN PEMURTADAN DI ACEH BERSYARIAT ISLAM."
link : Bukti Nyata Tidak Toleransinya Kristen : "TERBONGKAR SINDIKAT PENDETA MELAKUKAN PEMURTADAN DI ACEH BERSYARIAT ISLAM."

Baca juga


Bukti Nyata Tidak Toleransinya Kristen : "TERBONGKAR SINDIKAT PENDETA MELAKUKAN PEMURTADAN DI ACEH BERSYARIAT ISLAM."

Aparat kepolisian Polres Bireuen membongkar sindikat penyesatan dan pemurtadan umat Islam di Aceh bersyariat Islam.

Penangkapan Seorang PENDETA asal NIAS, Onekesyi Zega (40), bersama tiga stafnya, ditangkap aparat Reskrim Polres Bireuen, di salah satu toko obat dalam kawasan Kota Juang, Bireuen, Kamis (20/6/2013) sekira pukul 12.30 WIB.

Dilansir Serambi, Kamis (20/6) petang dari aparat Polres Bireuen maupun dari keluarga korban pembaptisan, awalnya ada warga Bener Meriah bernama Hasbi telah dibaptis dan resmi memeluk Kristen. Namun, tidak dijelaskan apakah yang bersangkutan memeluk Kristen Katolik atau Kristen Protestan.

Hasbi kemudian menjadi agen untuk merekrut saudara-saudaranya di kawasan Bener Meriah agar pindah agama. Ia berhasil memengaruhi salah seorang saudaranya, Aman Suharni (53), petani kopi, warga Desa Buket Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah.

Namun, Hasbi dan Aman Suharni sejak beberapa hari lalu telah disyahadatkan kembali oleh Majelis Permusyarawatan Ulama (MPU) Bener Meriah.

Awalnya polisi mendapat laporan dari Aman Suharni dan keluarganya bahwa seorang pendeta yang telah membaptis pemeluk Islam Aceh sedang berada di Bireuen.

Mendapat laporan tersebut sejumlah anggota Intelkam bersama anggota Reskrim Polres Bireuen pun bergerak.

Aman Suharni bersama keluarga sebelumnya sudah merancang rencana penangkapan pendeta bersama stafnya itu. Ia bersama keluarganya pura-pura membuat janji untuk bertemu dengan sang pendeta pada salah satu toko obat di kawasan Kota Bireuen.

Polisi bersama keluarga Aman Suharni pun menyamar sebagai calon pengikut pendeta tersebut.

�Nah, pada saat itulah pendeta bersama tiga stafnya ditangkap lalu diamankan ke Mapolres Bireuen,� terang AKP Jatmiko, Kasat Reskrim Polres Bireuen.

Bersama pendeta itu polisi juga menyita satu kitab Injil dalam bahasa Aceh dan beberapa kitab Injil dalam bahasa Indonesia, serta buku catatan-catatan tentang umat Nasrani.(dm)




KRISTENISASI ADALAH BUKTI NYATA TIDAK TOLERANSINYA KRISTEN !
TERNYATA SLOGAN UMAT YANG TOLERAN HANYA OMONG KOSONG BELAKA !


MEREKA MENGGUNAKAN BERBAGAIMACAM CARA UNTUK MEMURTADKAN UMAT ISLAM..
WASPADALAH !


Demikianlah Artikel Bukti Nyata Tidak Toleransinya Kristen : "TERBONGKAR SINDIKAT PENDETA MELAKUKAN PEMURTADAN DI ACEH BERSYARIAT ISLAM."

Sekianlah artikel Bukti Nyata Tidak Toleransinya Kristen : "TERBONGKAR SINDIKAT PENDETA MELAKUKAN PEMURTADAN DI ACEH BERSYARIAT ISLAM." kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Bukti Nyata Tidak Toleransinya Kristen : "TERBONGKAR SINDIKAT PENDETA MELAKUKAN PEMURTADAN DI ACEH BERSYARIAT ISLAM." dengan alamat link https://kisahduniamuallaf.blogspot.com/2013/07/bukti-nyata-tidak-toleransinya-kristen.html