Judul : Dakwah Rasulullah S.A.W. Yang Penuh Kelembutan & Kesabaran Meluluhkan Hati Hakam Bin Kaisan
link : Dakwah Rasulullah S.A.W. Yang Penuh Kelembutan & Kesabaran Meluluhkan Hati Hakam Bin Kaisan
Dakwah Rasulullah S.A.W. Yang Penuh Kelembutan & Kesabaran Meluluhkan Hati Hakam Bin Kaisan
Nasib malang menimpa salah seorang musyrikin Quraisy, Hakam bin Kaisan. Kekalahan kelompoknya dalam perang Badar mengubah jalan hidupnya sebagai tawanan dan hampir saja kehilangan kepala.
Umar bin Khattab berniat akan memenggal kepala Hakam lantaran sekian lama menunggu keinsafan orang Quraisy tersebut atas ajaran Islam tetapi orang tersebut tetap juga tidak mau.
Meski sebagai tawanan, Hakam tetap tak beranjak dari ajaran jahiliyahnya.
�Sebaiknya lepaskan saja ia. Kita serahkan saja kepada Rasulullah,� usul bawahan Umar, Miqdad bin Amr.
Mereka akhirnya sepakat membawa Hakam menghadap Rasulullah SAW. Dalam pertemuan itu, Hakam menerima banyak pelajaran dari Rasulullah.
�Ya Rasulullah, untuk apa Engkau mendakwahinya ? Demi Allah, orang ini tidak akan masuk Islam sampai akhir abad. Biarkan aku memenggal kepalanya supaya ia kembali ke perut neraka Hawiyah,� protes Umar.
Rasulullah tak menoleh sedikit pun kepada Umar. Mungkin mengabaikannya.
Karena Dakwah Rasulullah yang penuh kelembutan & kesabaran, Hakam akhirnya benar-benar jatuh hati dengan Islam.
Menyaksikan kebijaksanaan Nabi dan proses Hakam memeluk Islam, Umar pun menyesali perbuatannya. �Bagaimana aku sampai membantah Nabi SAW untuk perkara yang sesungguhnya beliau lebih mengetahui?� katanya.
Diriwayatkan, Hakam pernah bertanya kepada Rasulullah, �Apa itu Islam?�
�Engkau menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya dan Engkau bersaksi bahwa Muhammad itu hamba dan utusan-Nya,� jawab Rasulullah.
�Sungguh aku telah memeluk agama Islam,� jawab Hakam.
Nabi segera menoleh kepada para sahabatnya. �Seandainya saja aku memenuhi keinginan kalian (untuk membunuh Hakam) beberapa saat yang lalu, pasti ia sudah masuk neraka.�
Dalam perkembangannya, Hakam berubah menjadi muslim yang sangat saleh dan taat. Bahkan Hakam turut berjuang di medan perang bersama Nabi hingga ia wafat sebagai syahid di Bi�r Ma�unah.
Bi�r Ma�unah adalah tempat syahidnya 70 sahabat pada bulan Shafar tahun ke-4 Hijriyah. Saat itu, Rasulullah mengungkapkan rasa dukanya yang mendalam atas peristiwa memilukan yang menimpa para sahabatnya selama beberapa hari dengan qunut nazilah.(dm)
Subhanallah...
Betapa mulia akhlak Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah..
Penuh kelembutan dan kesabaran...
Umat Islam HARUS MENCONTOH AKHLAK NABI dalam berdakwah..
Penuh kelembutan dan sabar..
Sumber : http://www.dokumenpemudatqn.com/
Umar bin Khattab berniat akan memenggal kepala Hakam lantaran sekian lama menunggu keinsafan orang Quraisy tersebut atas ajaran Islam tetapi orang tersebut tetap juga tidak mau.
Meski sebagai tawanan, Hakam tetap tak beranjak dari ajaran jahiliyahnya.
�Sebaiknya lepaskan saja ia. Kita serahkan saja kepada Rasulullah,� usul bawahan Umar, Miqdad bin Amr.
Mereka akhirnya sepakat membawa Hakam menghadap Rasulullah SAW. Dalam pertemuan itu, Hakam menerima banyak pelajaran dari Rasulullah.
�Ya Rasulullah, untuk apa Engkau mendakwahinya ? Demi Allah, orang ini tidak akan masuk Islam sampai akhir abad. Biarkan aku memenggal kepalanya supaya ia kembali ke perut neraka Hawiyah,� protes Umar.
Rasulullah tak menoleh sedikit pun kepada Umar. Mungkin mengabaikannya.
Karena Dakwah Rasulullah yang penuh kelembutan & kesabaran, Hakam akhirnya benar-benar jatuh hati dengan Islam.
Menyaksikan kebijaksanaan Nabi dan proses Hakam memeluk Islam, Umar pun menyesali perbuatannya. �Bagaimana aku sampai membantah Nabi SAW untuk perkara yang sesungguhnya beliau lebih mengetahui?� katanya.
Diriwayatkan, Hakam pernah bertanya kepada Rasulullah, �Apa itu Islam?�
�Engkau menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya dan Engkau bersaksi bahwa Muhammad itu hamba dan utusan-Nya,� jawab Rasulullah.
�Sungguh aku telah memeluk agama Islam,� jawab Hakam.
Nabi segera menoleh kepada para sahabatnya. �Seandainya saja aku memenuhi keinginan kalian (untuk membunuh Hakam) beberapa saat yang lalu, pasti ia sudah masuk neraka.�
Dalam perkembangannya, Hakam berubah menjadi muslim yang sangat saleh dan taat. Bahkan Hakam turut berjuang di medan perang bersama Nabi hingga ia wafat sebagai syahid di Bi�r Ma�unah.
Bi�r Ma�unah adalah tempat syahidnya 70 sahabat pada bulan Shafar tahun ke-4 Hijriyah. Saat itu, Rasulullah mengungkapkan rasa dukanya yang mendalam atas peristiwa memilukan yang menimpa para sahabatnya selama beberapa hari dengan qunut nazilah.(dm)
Subhanallah...
Betapa mulia akhlak Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah..
Penuh kelembutan dan kesabaran...
Umat Islam HARUS MENCONTOH AKHLAK NABI dalam berdakwah..
Penuh kelembutan dan sabar..
Sumber : http://www.dokumenpemudatqn.com/
Demikianlah Artikel Dakwah Rasulullah S.A.W. Yang Penuh Kelembutan & Kesabaran Meluluhkan Hati Hakam Bin Kaisan
Sekianlah artikel Dakwah Rasulullah S.A.W. Yang Penuh Kelembutan & Kesabaran Meluluhkan Hati Hakam Bin Kaisan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Dakwah Rasulullah S.A.W. Yang Penuh Kelembutan & Kesabaran Meluluhkan Hati Hakam Bin Kaisan dengan alamat link https://kisahduniamuallaf.blogspot.com/2013/06/dakwah-rasulullah-saw-yang-penuh.html
