Judul : Salah Satu Mukjizat Nabi Muhammad SAW : Memberi Makan 1000 Orang !
link : Salah Satu Mukjizat Nabi Muhammad SAW : Memberi Makan 1000 Orang !
Salah Satu Mukjizat Nabi Muhammad SAW : Memberi Makan 1000 Orang !
Tersebutlah kisah, dari Jabir bin Abdillah. Ia menggali parit bersama para shohabat dari kalangan Muhajirin dan Anshor.
Mereka saling bantu menggali parit itu, meski dalam keadaan lapar sekalipun.
Pada suatu waktu, Jabir bin Abdillah dan shahabat lainnya mendapatkan tanah yang keras sekali. Mereka tidak bisa menggalinya.
Kemudian para shahabat datang kepada Rosulullah dan berkata "Ini tanah yang sangat keras dan tidak bisa digali sebagai parit".
Maka Nabi bersabda "Aku yang akan menggalinya".
Lantas beliau bangkit sementara pada saat itu perutnya diikat dan diganjal dengan batu karena sudah 3 hari tidak makan makanan sama sekali.
Lalu Rosulullah mengambil cangkul dan mengayunkannya. Maka hancurlah tanah keras itu hingga menjadi pasir yang berhamburan. Melihat Rosulullah sangat lapar, Jabir bin Abdillah meminta izin untuk pulang.
Sesampainya dirumah ia bertanya kepada istrinya, "Aku melihat Nabi sangat lapar, apakah kamu mempunyai makanan?"
Istrinya menjawab "Ada sedikit gandum dan seekor anak kambing betina".
Maka Jabir bin Abdillah segera menyembelih anak kambing itu dan memotong-motong dagingnya.
Kemudian daging anak kambing itu dimasukkan dalam periuk dari batu. Setelah itu Jabir menumbuk gandum dan dijadikan adonan roti. Lalu adonan roti itupun dimasak ke dalam perapian.
Ketika masakan itu hampir matang, Jabir kembali pada Rosulullah dan berkata "Wahai Rosulullah, aku mempunyai sedikit makanan. Maka datanglah bersama satu atau dua orang saja".
Rosulullah lalu bertanya "Berapa banyak makanan itu?"
Jabir menjawab seperti yang ia masak.
Kemudian beliau bersabda "Cukup banyak lagi baik. Katakan pada istrimu jangan mengangkat periuk
dan roti itu dari perapian hingga aku datang!"
Beliau lalu bersabda kepada para shahabat "Wahai para shahabatku, bangkitlah! Mari ikut bersamaku!".
Maka para shahabat Muhajirin dan Anshor datang kerumah Jabir bin Abdillah.
Mengetahui yang datang kerumahnya sangat banyak, Jabir merasa khawatir karena masakannya tidak mencukupi untuk semua pasukan Khondaq.
Ia segera menemui istrinya dan berkata "Celaka! Rosulullah datang bersama shahabatnya Muhajirin
dan Anshor."
"Apakah Rosulullah telah menanyakan banyaknya makanan yang kita siapkan?" tanya istrinya.
"Ya" jawab Jabir bin Abdillah.
Tibalah Rosulullah bersama para shahabat kerumah Jabir.
Beliau bersabda kepada para shahabat "Masuklah kalian jangan berdesak-desakan!".
Beliau kemudian memotong roti dan meletakkan sepotong daging padanya.
Beliau menutup kembali periuk dan tempat perapian roti setiap kali selesai mengambil daging dan roti. Lalu beliau menghidangkannya kepada para shahabat dan berlalu.
Demikianlah hal itu dilakukan oleh Rosulullah berulang ulang hingga para shahabat merasa kenyang. Setelah merasa kenyang, kembalilah mereka ke tempat penggalian parit. Jumlah mereka waktu itu 1.000 orang.
Sedangkan dalam periuk masih tersisa masakan seperti semula. Begitu pula roti yang tersisa masih seperti semula. Kemudian Rosulullah bersabda kepada istri Jabir bin Abdillah "Makanlah kamu dan bagi-bagikan kepada orang-orang, karena mereka sedang ditimpa kelaparan!".
(Diceritakan kembali dari Hadits Jabir bin Abdillah riwayat Al-Bukhori No. 3875-3876 dan Muslim No.2039)
Subhanallah..
Sungguh mulia akhlak Rasulullah SAW...
Sangat memperhatikan orang lain yang lebih membutuhkan...
Patut di jadikan teladan oleh kita semua....
Info Amal Jariyah :
Mereka saling bantu menggali parit itu, meski dalam keadaan lapar sekalipun.
Pada suatu waktu, Jabir bin Abdillah dan shahabat lainnya mendapatkan tanah yang keras sekali. Mereka tidak bisa menggalinya.
Kemudian para shahabat datang kepada Rosulullah dan berkata "Ini tanah yang sangat keras dan tidak bisa digali sebagai parit".
Maka Nabi bersabda "Aku yang akan menggalinya".
Lantas beliau bangkit sementara pada saat itu perutnya diikat dan diganjal dengan batu karena sudah 3 hari tidak makan makanan sama sekali.
Lalu Rosulullah mengambil cangkul dan mengayunkannya. Maka hancurlah tanah keras itu hingga menjadi pasir yang berhamburan. Melihat Rosulullah sangat lapar, Jabir bin Abdillah meminta izin untuk pulang.
Sesampainya dirumah ia bertanya kepada istrinya, "Aku melihat Nabi sangat lapar, apakah kamu mempunyai makanan?"
Istrinya menjawab "Ada sedikit gandum dan seekor anak kambing betina".
Maka Jabir bin Abdillah segera menyembelih anak kambing itu dan memotong-motong dagingnya.
Kemudian daging anak kambing itu dimasukkan dalam periuk dari batu. Setelah itu Jabir menumbuk gandum dan dijadikan adonan roti. Lalu adonan roti itupun dimasak ke dalam perapian.
Ketika masakan itu hampir matang, Jabir kembali pada Rosulullah dan berkata "Wahai Rosulullah, aku mempunyai sedikit makanan. Maka datanglah bersama satu atau dua orang saja".
Rosulullah lalu bertanya "Berapa banyak makanan itu?"
Jabir menjawab seperti yang ia masak.
Kemudian beliau bersabda "Cukup banyak lagi baik. Katakan pada istrimu jangan mengangkat periuk
dan roti itu dari perapian hingga aku datang!"
Beliau lalu bersabda kepada para shahabat "Wahai para shahabatku, bangkitlah! Mari ikut bersamaku!".
Maka para shahabat Muhajirin dan Anshor datang kerumah Jabir bin Abdillah.
Mengetahui yang datang kerumahnya sangat banyak, Jabir merasa khawatir karena masakannya tidak mencukupi untuk semua pasukan Khondaq.
Ia segera menemui istrinya dan berkata "Celaka! Rosulullah datang bersama shahabatnya Muhajirin
dan Anshor."
"Apakah Rosulullah telah menanyakan banyaknya makanan yang kita siapkan?" tanya istrinya.
"Ya" jawab Jabir bin Abdillah.
Tibalah Rosulullah bersama para shahabat kerumah Jabir.
Beliau bersabda kepada para shahabat "Masuklah kalian jangan berdesak-desakan!".
Beliau kemudian memotong roti dan meletakkan sepotong daging padanya.
Beliau menutup kembali periuk dan tempat perapian roti setiap kali selesai mengambil daging dan roti. Lalu beliau menghidangkannya kepada para shahabat dan berlalu.
Demikianlah hal itu dilakukan oleh Rosulullah berulang ulang hingga para shahabat merasa kenyang. Setelah merasa kenyang, kembalilah mereka ke tempat penggalian parit. Jumlah mereka waktu itu 1.000 orang.
Sedangkan dalam periuk masih tersisa masakan seperti semula. Begitu pula roti yang tersisa masih seperti semula. Kemudian Rosulullah bersabda kepada istri Jabir bin Abdillah "Makanlah kamu dan bagi-bagikan kepada orang-orang, karena mereka sedang ditimpa kelaparan!".
(Diceritakan kembali dari Hadits Jabir bin Abdillah riwayat Al-Bukhori No. 3875-3876 dan Muslim No.2039)
Subhanallah..
Sungguh mulia akhlak Rasulullah SAW...
Sangat memperhatikan orang lain yang lebih membutuhkan...
Patut di jadikan teladan oleh kita semua....
Info Amal Jariyah :
Demikianlah Artikel Salah Satu Mukjizat Nabi Muhammad SAW : Memberi Makan 1000 Orang !
Sekianlah artikel Salah Satu Mukjizat Nabi Muhammad SAW : Memberi Makan 1000 Orang ! kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Salah Satu Mukjizat Nabi Muhammad SAW : Memberi Makan 1000 Orang ! dengan alamat link https://kisahduniamuallaf.blogspot.com/2013/05/salah-satu-mukjizat-nabi-muhammad-saw.html

